Vankasiruta – Memasuki bulan desember tahun 2023, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), telah menyiagakan tim pengendalian bencana.
Kepala BPBD Halsel, Aswin Adam saat diwawancarai diruang kerjanya, rabu (06/12/23), mengatakan bahwa pihaknya selalu menyiapkan tim pengendalian bencana, untuk melalukan penaggulangan saat terjadi bencana, memasuki bulan desember ini. Tim tersebut bahkan selalu siaga setiap saat bukan hanya dibulan desember saja.
Aswin mengaku, memasuki desember tahun ini (2023), pihaknya terus mengikuti perkembangan cuaca dan setiap informasi adanya bencana yang terjadi di wilayah Halsel melalui Pusat Pengendali Operasi yang selalu siaga 1×24 jam.
Aswin menjelaskan, Pusat Pengendali Operasi BPBD Halsel, bertugas untuk peng-update informasi terkait cuaca dan informasi tersebut diteruskan kepada masyarakat melalui media sosial.
“Jadi sumber informasi terkait cuaca itu kita dapatkan melalui update iinformasi dari BMKG, jadi kalau ada cuaca buruk diperairan obi misalkan, kita langsung informasikan ke masyarakat lewat media sosial seperti facebook dan lain-lain, dan juga memberikan peringatan agar jangan dulu melaut,” ungkapnya.
Selain itu, tambah Aswin, melalui Pusat Pengendali Operasi bertugas menerima informasi dan laporan adanya Bencana.
“Melalui laporan yang didapat baru kita identifikasi tingkat bencana baru bisa turun melakukan investigasi diwilayah bencana itu untuk bisa melakukan penanganan selanjutnya,” terang Aswin.
Aswin meminta kepada kepala desa dan setiap masyarakat Halsel agar segera memberikan informasi kepada BPBD jika terjadi Desember Kelabu (Baca: bencana di bulan desember) sehingga secepatnya dapat dilakukan penanganan.
“Kita berharap peran kades maupun setiap masyarakat jika terjadi bencana didaerahnya agar segera memberikan informasi, agar tim penanggulangan bencana juga secepatnya bisa diturunkan. Tapi memang kita kadang terlambat dapat informasi karena kejadian bencana itu terjadi di daerah yang tidak ada jaringan komunikasi sehingga kades maupun warga tidak bisa melaporkan ke BPBD,” tandasnya.
