Vankasiruta – Hardyanto Umar, bersama 24 reformer dari kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) akhirnya resmi melaunching Aksi Perubahan PKA angkatan VI PPSDM Kemendagri Makassar tahun 2023. Acara ini dibuka oleh Bupati sekaligus melakukan launching Klinik desa Senyum dan sejumlah aksi inovasi dari Revormer lainnya, di Canga Matau, Kebun Karet, senin (27/11/23).
Hardiyanto, yang juga Kabid Pengembangan Masyarakat Perdesaan, mengusung aksi perubahan atau inovasi “Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Online melalui Klinik Desa Senyum”
“Upaya ini saya ambil sebagai wujud kepedulian saya pada perangkat desa yang masih minim akan penggunaan IT sebagai laporan keuangan desa,” ungkap Hardianto.
Sementara itu, dalam sambutanya, Bupati Halmahera Selatan,Hasan Ali Bassam Kasuba, berharap kepada 25 pejabat esalon III di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel) yang telah mengikuti peningkatan pemahaman kepemimpinan (Leadership) melalui pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) di PPSDM Kemendagri feriona Makasar Sulawesi Selatan angkataan VI tahun 2023, bisa membawa dampak bagi pelayanan lebih baik kepada masyarakat baik dari sisi administrasi maupun lainya.
Sebab di era digitalisasi saat ini memaksa semua pihak termasuk pemerintah untuk melakukan inovasi-inovasi digital dalam rangka melakukan pelayanan yang lebih mudah dan optimal langsung ke masyarakat.
Dikatakan Bupati. pelatihan kepemimpinam administrator dirancang agar seluruh pejabat struktural esalon III atau pejabat administrator mampu menjabarkan Visi dan Misi Instansi kedalam program-program serta dapat memimpin bawahan dengan baik.
“Karena itu mereka ketika kembali harus membawa perubahan yang lebih baik dalam pemerintahan daerah khususnya di instansi masing-masing,” pesan Bupati
“Jadi kebiasan ego sektor di masing -masing instansi harus di hilangkan, ada yang menganggap paling betul dan paling baik sehingga tidak bisa bekerjasama dengan lingkungan kerjanya, itu kedepan sudah tidak lagi “ tegas Bupati.
Anak Sulung dari Bupati Halsel 2 Periode ini memyampaikan, setelah mengikuti Pusdiklat di Makassar, diharapakan bisa menumbuhkan jiwa kepemimpinan para pejabat sehingga dapat mengorganisir, mampuh menjadi manajer yang memanejeriali bawahannya, paham dan tahu apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab.
Sebab aktualusasi atau kebijakan yang lahir dari Visi Misi daerah harus di pahami dan di implementasikan.
“Sekali lagi dengan didorang 25 orang ini kita berharap ada peningkatan kualitas, kapasitas dan keilmuan yang kemudian betul -betul bisa bermafaat bagi daerah.”tutup politisi PKS ini.
Berikut ini 25 nama pejabat esalon III yang mengikuti peningkatan pemahaman kepemimpinan (Leadership) melalui pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) di PPSDM Kemendagri Makasar Sulawesi Selatan angkataan VI tahun 2023 : Hardianto Umar,SE, Asriadi A. Said,S.STP, Sutrisno Tess,SE, Hamdani Umaternate,SH, Yunita Rachman,S.Com, Maimunah H. A. Abusama,ST, Martha Hadi Natha,SPi,MSi, Sasminto Marsaoly,SE, Rahmat Djubedi,S.STP,MH, Nasaruddin Hi Atas,S.Pi, Rusli Daenng Basir,ST, Ikbal Hajiji,S.Pdi, Chairil Toloa,SKM, M Syahril Sangadji,SH,MH, Saiful Hasan,SAg,MPdi, Hari Purnomo Trisnadi,ST, Halifat W. Barnabas,SAg, Muhammad Gamal Soeraidy,SP, Budi Jumadil,ST, Fabi Djakaria,SE, Rusdi Noh,ST, Sri Rahayu Iskandar Alam,ST, Syahrul Qurais,SP, Ikbal Hi. Salim,SP, dan Munzir Ayat,S.IP.
