Labuha – Salah satu Bakal Calon terkuat IKB Makayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Ikbal Mustafa mengembalikan berkas pendaftaran kepada Panitia dan Stering Comite, di Sekretariat Panitia Kebun Karet desa Kampong Makian, Jumat (24/09/21) sore.
Bakal Calon terkuat yang akrab disapa Iki Bams ini diarak oleh lautan massa keluarga Makayoa dari sejumlah desa, tumpah ruah memenuhi Kebun Karet Jumat sore tadi.
Setibanya dipelataran Kebun Karet yang dipenuhi massa simpatisan Iki Bams dijemput meriah oleh Panitia pelaksana dengan tarian Soya-soya dan Togal.
Usai tarian penjemputan, Iki Bams yang dikawal langsung Kades Kampung Makian, Gurdam bersama sejumlah kades lainnya dan timnya dipersilahkan masuk oleh stering dan panitia yang dilanjutkan dengan prosesi penyerahan berkas pencalonan. Iki Bams juga menyempatkan mengisi buku registrasi tamu yang disediakan oleh panitia.
Setelah mengkroscek berkas pencalonan, Ketua Stering Comite, Almun Madi mengatakan bahwa Syarat bakal Calon yang dimasukkan Iki Bams dinyatakan lengkap, diikuti tepuk tangan dan teriakan lautan massa simpatisan yang hampir menenggelamkan areal Kebun Karet.
Pada Kesempatan itu, Ketua Panitia Musyawarah IKB Makayoa Muhlas Jafar menyampaikan bahwa Iki Bams adalah Bakal Calon ke 6 yang mengembalikan berkas kepada panitia dari 12 orang yang mengambil formulir dari Panitia pelaksana sampai pada hari terakhir, Jumat.
“batas pengembalian berkas itu kita (Panitia dan stering) akan menunggu sampai sebentar malam nanti, batas pukul 00.00 Wit, dan setelah itu akan ditutup,” ungkap Muhlas.
Iajuga menyampaikan informasi terkait pembukaan Musyawarah II IKB Makayoa Halsel bakal digelar pada Minggu (26/09/21) Malam nanti, di areal Kantor dinas Perhubungan desa Labuha.
“Kita menunggu dan menyesuaikan dengan waktu Bupati yang nantinya hadir dan membuka acara,” ujarnya.
Iki Bams kepada wartawan media ini, usai pengembalian berkas pencalonan menegaskan bahwa semangatnya bertarung IKB Makayoa Halsel tidak lain untuk mengembalikan semangat Makayoa dalam satu bingkai keluarga besar di Halsel.
“Semangat saya muncul dari keterpanggilan hati sebagai generasi muda Makayoa yang ingin berpartisipasi dan membangun hubungan kekeluargaan Makayoa Halsel sebagai perekat sosial Kultur generasi Kie Besi. Olehnya itu Makayoa Mari Bersatu,” tutupnya. (red)
