Vankasiruta – Usai menghadiri agenda akademik di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, langsung melanjutkan kegiatan pemerintahan dengan menghadiri pertemuan strategis bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Maluku Utara di Kecamatan Ternate Utara.
Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan sekaligus penataan kawasan Lelilef, yang terletak di Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah. Fokus utama diskusi mengarah pada tahapan pengelolaan kawasan yang kini memasuki fase penting, yakni proses serah terima.
Kepala Balai BPBPK Maluku Utara, Sahdin, mengungkapkan bahwa penataan kawasan Lelilef saat ini telah sampai pada tahap penyerahan pengelolaan. Oleh karena itu, koordinasi lintas pihak menjadi krusial guna memastikan mekanisme serah terima berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran.
“Pertemuan ini menjadi bagian dari sinkronisasi terkait mekanisme serta pembentukan proses serah terima pengelolaan kawasan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sahdin menambahkan bahwa pihaknya akan menggelar rapat lanjutan bersama sejumlah instansi terkait, terutama Dinas Tata Ruang Kabupaten Halmahera Tengah. Rapat tersebut akan difokuskan pada pembahasan pemanfaatan serta pengelolaan aset yang berada di kawasan Lelilef.
Sementara itu, Bupati Ikram M. Sangadji menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah penataan kawasan tersebut. Ia menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan wilayah yang terencana dan berkelanjutan di Halmahera Tengah.
“Kami mendukung penuh proses ini agar penataan kawasan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan wilayah,” tegasnya.
Langkah koordinatif ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam menciptakan kawasan Lelilef yang lebih tertata, produktif, dan berdaya saing di masa mendatang.
