Vankasiruta – Pengurus DPP PKB, Ahmad Fauzi, menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Halmahera Selatan yang berlangsung di Aula Hotel Buana Lipu, Desa Madaong, Kecamatan Bacan Selatan, Minggu (19/04/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC PKB Halsel Muslim Hi. Rakib, Sekretaris DPC M. Yunus Nazar, perwakilan DPW PKB Maluku Utara Muksin Amrin, Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Muchsin, Sekda Halsel Abdillah Kamarullah, serta anggota DPRD Fraksi PKB dan jajaran pengurus DPC maupun PAC.
Turut hadir pula sejumlah pimpinan partai politik di Halmahera Selatan, di antaranya Ketua DPD I Golkar Halsel Umar Hi. Soleman, Sekretaris Gelora Rustam Side, Sekretaris NasDem Karnawi Hasani, Ketua DPC PPP Naser Barmawi, Ketua Perindo Irawan Adam, serta Sekretaris PKS Taslim.
Dalam sambutannya, Ahmad Fauzi menyampaikan pesan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar kepada seluruh pengurus DPC PKB Halmahera Selatan.
Ia mengungkapkan, kondisi politik global saat ini tengah bergejolak, terutama konflik antara Amerika, Israel, dan Iran yang berpotensi berdampak hingga ke Indonesia, termasuk daerah-daerah.
Menurutnya, dampak nyata dari situasi tersebut adalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok. Ia mencontohkan kenaikan harga BBM non-subsidi yang melonjak signifikan, sehingga berimbas pada meningkatnya beban pengeluaran masyarakat sehari-hari.
Dalam kondisi tersebut, Fauzi menekankan pentingnya kader PKB memahami dan menjalankan tiga strategi politik utama yang menjadi pesan langsung dari Muhaimin Iskandar.
Pertama, politik kehadiran. Ia meminta seluruh kader PKB untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat, menjadi sahabat sekaligus solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
Kedua, politik kepeloporan. Kader PKB harus tampil sebagai pelopor perubahan ke arah yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak membutuhkan retorika besar, melainkan kerja nyata yang konsisten.
“Kerja-kerja nyata, kecil tapi konsisten, itu yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Ketiga, politik keteladanan. Fauzi menegaskan pentingnya menjaga sikap dan etika, baik bagi kader partai maupun anggota DPRD. Ia mengingatkan bahwa kesalahan satu orang kader dapat berdampak pada citra seluruh partai di mata publik.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran daerah yang berpihak kepada masyarakat. Ia meminta agar belanja publik lebih besar dibandingkan belanja pegawai demi memperkuat kesejahteraan rakyat.
Fauzi juga mengingatkan anggota DPRD PKB Halsel agar menyadari bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dari rakyat, sehingga harus digunakan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya kalangan kecil.
Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan agar ketua DPC PKB yang terpilih nantinya dapat menyusun kepengurusan yang diisi oleh kader-kader aktif, produktif, dan memiliki komitmen untuk bekerja bagi masyarakat.
“Jangan diisi oleh kader yang hanya menjadi pajangan, tetapi oleh mereka yang mau bergerak dan berkarya,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Ahmad Fauzi secara resmi membuka Muscab PKB Halmahera Selatan.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Musyawarah Cabang PKB Halmahera Selatan dengan resmi saya buka,” tutupnya.
