Vankasiruta – Ribuan Pegawai Tidak Tetap (PTT), melakukan penjemputan Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Usman Sidik, di Bandara Oesman Sadik, Selasa (24/01/23).
Penjemputan Bupati Usman Sidik, dilakukan PTT Halsel dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan ucapan terima kasih kepada Bupati Usman Sidik yang telah memperjuangkan nasib PTT di Halsel.
Salah Satu PTT Dinkes Halsel, Fahmi Husain,S.Kep,Ns saat diwawancarai wartawan di Bandara Oesman Sadik, mengatakan bahwa kedatangan mereka (PTT) tidak lain untuk menjemput kedatangan Bupati dari Jakarta setelah menyelesaikan sejumlah tugas luar daerah.
Fahmi yang akrab disapa Ami ini mengaku, penjemputan Bupati Halsel murni inisiatif seluruh PTT di Halsel, khususnya yang berada di kota Bacan.
“Torang (Baca: Kami) datang ke bandara ini mau jemput Bupati Usman Sidik. Ini torang lakukan karena inisiatif torang seluruh PTT di Halsel khususnya yang berada di Bacan,” ungkap Ami yang dibenarkan teman-teman PTT lainnya.

Penjemputan ini, tambah Ami, sebagai bentuk kebanggaan dan rasa terima kasih kepada Bupati Usman Sidik yang memperjuangkan eksistensi (Baca: Keberadaan) PTT di Halsel.
Salah satu PTT Inspektorat Halsel, Indah Mayusari Jauhari membenarkan bahwa kedatangan mereka dan teman-teman PTT lainnya atas inisiatif sendiri.
Indah bilang, PTT Halsel merasa bangga memiliki Bupati yang mau memperjuangkan nasib mereka disaat Pemerintah Pusat justru mau meniadakannya.
“Itu Pasti, kehadiran kami di bandara ini untuk menjemput Pak Bupati dengan rasa bangga karena Beliau masih memperjuangkan nasib kami semua PTT di Halsel,” ucapnya.
PTT yang berparas cantik ini berjanji, tidak akan menyianyiakan perjuangan Bupati Usman Sidik.
“Perjuangan Pak Bupati ini tidak akan bisa kami balas tapi kami tidak akan menyianyiakan perjuangan ini, karena kami akan terus mengabdi dengan lebih giat dan disiplin dalam bekerja,” ujarnya.
Untuk diketahui, Sebelumnya Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) baru-baru ini, mengeluarkan Kebijakan penghapusan Tenaga Honorer atau PTT.
Kebijakan ini ditanggapi Bupati Halsel, Usman Sidik dengan tetap mempertahankan Tenaga Honorer di Halsel.
“Meski terima sanksi dari Pemerintah Pusat Saya tetap epprtahankan PTT fi Halsel,” Ucap Bupati Usman Sidik menanggapi kebijakan Pemerintah pusat lewat KemenPAN-RB.















