Dinkes Halsel Terus Latih SDM Puskesmas, Targetkan Nol Celah KLB

Vankasiruta – Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tancap gas memperkuat layanan imunisasi. Upaya ini diwujudkan melalui pelatihan intensif bagi pengelola program imunisasi di tingkat puskesmas, sebagai langkah strategis menekan risiko penyebaran penyakit menular yang masih mengintai.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 20–24 April 2026, di Aula Buana Lipu itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Asia Hasyim. Sebanyak 30 peserta dari berbagai puskesmas ambil bagian, dengan dukungan fasilitator dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.

Bacaan Lainnya

Asia menegaskan, imunisasi bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan program prioritas nasional yang harus dijalankan secara maksimal dan tanpa kompromi. Ia mengingatkan, rendahnya cakupan imunisasi dapat membuka celah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang sejatinya bisa dicegah.

“Cakupan imunisasi harus tinggi dan merata. Tanpa itu, potensi KLB akan selalu mengintai. Kuncinya ada pada SDM yang kompeten,” tegasnya.

Tak hanya soal cakupan, Asia juga menyoroti pentingnya disiplin dalam penerapan standar pelayanan. Mulai dari praktik suntikan yang aman hingga pengelolaan limbah medis, seluruh aspek teknis disebutnya krusial dan berdampak langsung pada keselamatan masyarakat.

Pelatihan ini difokuskan pada penguatan kapasitas teknis peserta, meliputi manajemen rantai dingin (cold chain), strategi pemerataan imunisasi, hingga sistem pencatatan dan pelaporan yang akurat. Para peserta juga dituntut mampu membaca persoalan di lapangan serta mengambil langkah cepat dan tepat.

Ketua panitia, Alter Totango, mengungkapkan hampir seluruh puskesmas di Halsel dilibatkan dalam kegiatan ini. Hanya dua puskesmas, yakni Wayaloar dan Labuha, yang tidak diikutsertakan karena dinilai telah memiliki kapasitas yang memadai.

Dinas Kesehatan berharap, pelatihan ini tak berhenti sebagai agenda seremonial semata. Lebih dari itu, hasilnya harus terasa nyata di lapangan, guna memperkuat upaya pencegahan penyakit menular secara efektif dan merata di seluruh wilayah Halmahera Selatan.

Pos terkait