Vankasiruta – Pembangunan jalan Lapen (lapisan Penetrasi) Madapolo-Jujame di kecamatan Obi Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, yang seharusnya selesai pada desember 2024, hingga kini belum rampung. Proyek yang dikerjakan oleh CV Dafran Prima Konstruksi dengan nilai kontrak Rp.6,7 Miliar melalui DAU APBD tahun 2024 mengalami keterlambatan signifikan.
Menurut Muhlijanto, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) kegiatan Pembangunan jalan lapen Madapolo-Jojame, proyek ini telah mendapat perpanjangan waktu selama 50 hari setelah kontrak berakhir pada desember 2024, lalu. Namun hingga kini proyek tersebut tak kunjung selesai dikerjakan oleh pihak ketiga.
“Sesuai kontrak itu proyek itu selesai desember 2024, tapi ada adendum atau perpanjangan waktu. Adendum itu selama 50 hari, ada juga pemetian kesempatan selama 90 hari tapi kami kasih hanya 50 hari dan akhir bulan ini (Juni) sudah harus selesai,” kata Muhlijanto.
Sisa volume yang belum dikerjakan 120 Meter dari 3,2 Kilometer. Hal ini dikarenakan pihak kontraktor belum ada angaran untuk membayar upah pekerja dan material.
“Material dan alat sudah ada dilokasi tapi karena ada sedikit masalah internal dari kontraktor. Mungkin masih kekurangan anggaran jadi belum bayar upah material dan pekerja, kalau sudah bayar itu dorang (pekerja) sudah langsung selesaikan pekerjaan itu,” ungkap Muhlijanto.
Akibat keterlambatan pekerjaan tersebut, pihak CV Dafran Prima Konstruksi harus membayar denda keterlanmbatan pekerjaan.
“Iya (pihak ke 3) harus bayar, nanti kita sampaikan sesuai dokumen yang ada ke pihak keuangan (BPKAD) jadi nanti pihak keuangan yang menghitung berapa nanti pihak ke 3 akan membayar denda keterlambatan ke Pemda,” jelasnya.
Dia kembali menegaskan bahwa pihaknya memberikan waktu kepada CV. Dafran Prima Konstruksi hingga akhir bulan ini. Tidak ada lagi perpanjangan waktu untuk pekerjaan proyek tersebut.
“Tidak boleh tidak, harus selesai akhir bulan ini. Kasihan juga masyarakat belum bisa menikmati fasilitas jalan itu yang seharusnya sudah selesai dikerjaan di tahun 2024,” pungkasnya.















