TPP ASN Lunas 100 Persen, Bupati Ikram: Halteng Tetap Stabil di Tengah Badai Ekonomi Nasional

Bupati Halteng,I. M. Sangadji saat memimpin Apel, Senin (30/03/26). (Foto: Cenko).

Vankasiruta — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menunjukkan ketangguhannya di tengah gejolak ekonomi yang melanda sejumlah daerah di Indonesia. Di saat banyak wilayah mengalami tekanan fiskal, Halteng justru memastikan kesejahteraan aparatur tetap terjaga.

Hal itu ditegaskan Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, saat memimpin apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) usai libur Hari Raya Idulfitri. Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Ahlan Djumadil, Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, jajaran pejabat eselon II, serta seluruh ASN di lingkup Pemda Halteng.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Bupati Ikram menyoroti kondisi nasional yang tengah diwarnai berbagai kebijakan berdampak pada birokrasi, mulai dari skema PPPK paruh waktu hingga persoalan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum terbayarkan di sejumlah daerah.

“Namun Alhamdulillah, di Halmahera Tengah TPP ASN telah dibayarkan 100 persen. Ini bentuk komitmen kami menjaga kesejahteraan aparatur,” tegasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya disiplin dan keadilan dalam sistem kerja. Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta tegas dalam mengawasi absensi dan kinerja pegawai.

“Jangan ada ketidakadilan. Pegawai rajin dan malas tidak boleh diperlakukan sama. Tanda tangan e-kinerja menjadi dasar pencairan TPP, jadi saya minta keadilan ditegakkan,” ujarnya.

Tak hanya ASN, perhatian pemerintah daerah juga menyasar tenaga honorer. Bupati menekankan agar pengangkatan dilakukan secara selektif dan berpihak pada kondisi sosial masyarakat.

“Utamakan yang benar-benar membutuhkan, terutama yang sudah berkeluarga. Kita harus menjaga kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Terkait kebijakan PPPK, Ikram juga menyinggung fenomena pemberhentian pegawai di sejumlah daerah yang dinilai dapat menghambat pembangunan.

“Kalau pegawai diperlakukan seperti itu, daerah tidak akan maju. Pemerintah harus hadir untuk masyarakat, termasuk lewat bantuan sosial, insentif lansia, dan beasiswa,” katanya.

Ia juga mengingatkan ASN dan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial serta menjaga etika komunikasi.

“Jangan membuat kegaduhan. Kita semua punya tanggung jawab menjaga nama baik daerah,” pesannya.

Di sisi lain, Pemda Halteng terus menggalakkan program Weda Ramah Hijau (WRH) sebagai bagian dari gerakan efisiensi energi yang dilaksanakan setiap Jumat, baik di kantor maupun rumah tangga.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan sejumlah bantuan dan penghargaan, antara lain tiga unit ambulans untuk Puskesmas Tepeleo, Patani, dan Weda Tengah, serta Surat Keputusan Purna Bakti kepada Drs. Abdurahim Yau, M.Si, Kepala BPKAD Halteng yang memasuki masa pensiun.

Mengakhiri arahannya, Bupati memastikan kondisi fiskal daerah tetap stabil di tengah tekanan yang dialami daerah lain.

“Ketika daerah lain mengalami gangguan fiskal, Halteng tetap stabil. Ini harus kita jaga bersama dengan disiplin, kerja keras, dan rasa syukur,” tutupnya.

Pos terkait