Vankasiruta – Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal yang digelar Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Halmahera Tengah bersama Nahdlatul Ulama (NU), Kamis (2/4/2026), di Aula Kementerian Haji dan Umrah Halteng.
Mengusung tema “Momentum Mempererat Silaturahmi, Saling Memaafkan, dan Menjaga Kebersamaan”, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Halmahera Tengah bersama unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama, jajaran Kementerian Haji dan Umrah, anggota DPRD, Baznas, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga majelis taklim.
Ketua panitia, Abu Bakar Ibrahim, dalam laporannya menegaskan bahwa Halal Bihalal ini menjadi ruang strategis memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat.
“Momentum ini bukan sekadar tradisi pasca-Idulfitri, tetapi juga sarana memperkuat koordinasi, khususnya dalam pelayanan keagamaan dan penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.
Senada, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Halmahera Tengah yang juga Ketua NU Halteng, H. Nurhalis Abubakar, menekankan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar seremoni.
“Ini adalah momentum silaturahmi dan kebersamaan. Kementerian Haji dan Umrah bersama NU selama ini terus bergandeng tangan dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pengelolaan urusan haji kini berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah sesuai regulasi terbaru. Untuk penyelenggaraan haji tahun 2026, seluruh proses administrasi jamaah asal Halmahera Tengah telah rampung dan dijadwalkan diberangkatkan pada akhir April.
Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Tengah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dapat hadir dalam kegiatan tersebut, sekaligus membawa salam dari Bupati yang tengah menjalankan agenda pemerintahan di Ternate.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Halmahera Tengah,” ucapnya.
Wabup juga memberikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah serta NU atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami sangat berterima kasih atas saran, pikiran, dan dukungan yang diberikan. Ini menjadi kekuatan besar bagi kami dalam menjalankan roda pemerintahan,” ungkapnya.
Ia turut membuka ruang kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari evaluasi kinerja pemerintah.
“Kami berharap terus diberikan masukan, bahkan teguran, agar ke depan kami bisa bekerja lebih baik demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Wabup berharap semangat Halal Bihalal mampu mempererat persatuan seluruh elemen masyarakat.
“Semoga kegiatan ini semakin memperkuat persaudaraan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, demi terwujudnya Halmahera Tengah yang harmonis, religius, dan sejahtera,” pungkasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustadz Bilal yang mengangkat tema Hablumminannas, menekankan pentingnya menjaga hubungan antarsesama sebagai kunci keberkahan hidup dan persatuan umat.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Ustadz Siahabuddin S. Maya, dilanjutkan dengan saling bersalaman antar tamu undangan sebagai simbol saling memaafkan dalam suasana Idulfitri yang penuh kehangatan dan kebersamaan.








