Bupati Bassam Kasuba Resmikan Bangunan Lumbung Pangan, Ini Harapannya

Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba Resmikan Bangunan Lumbung Pangan dengan pengguntingan pita di desa Gonone, selasa (30/01/24). (Foto: Alif)

Vankasiruta – Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, meresmikan bangunan lumbung pangan di desa Gonone kecamatan Kepulauan Joronga, selasa (30/01/24).

Peresmian itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Bassam Kasuba. Selain itu, Bupati juga memberikan bantuan 5 ton beras dqn 2,5 ton sagu tumanh kepada 15 desa yang menjadi sasaran program lumbung pangan di Halmahera Selatan.

Bacaan Lainnya

Bupati Bassam Kasuba dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten terus mendorong program lumbung pangan, sebab hal itu merupakan salah satu visi misi pemerintahan di Halsel saat ini.

“Untuk memastikan ketersedian pangan yang menjadi salah satu kebutuhan terpenting bagi masyarakat”, ujarnya.

Orang nomor satu di Haahera Selatan itu berharap agar bangunan lumbung pangan tersebut dapat dipergunakan sebaik mungkin sesuai fungsinya.

“Saya secara pribadi merasa sangat bahagia karena bisa hadir di tengah-tengah keluarga sekalian yang ada di Desa Gonone, karena Gonone sendiri adalah Desa yang Istimewa bagi Kami, mudah-mudahan dengan kehadiran lumbung pangan dan bahan pangan yang disediakan ini dapat dimanfaatkan dikelola sebaik mungkin, serta dan diberikan kepada penerima yang tepat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pertanian Halsel, Hj. Suratmi Aljogja dalam sambutannya menjelaskan bahwa dalam situasi global saat ini, dimana sering terjadi cuaca ekstrim, terdapat beberapa dampak yang muncul, salah satunya dengan terjadinya kekurangan bahan pangan di dunia, termasuk bagi kita di Indonesia.
“Kita di Indonesia rata-rata makanan pokoknya adalah beras, maka keberadaan lumbung pangan ini juga sangat berguna, karena jumlah hasil panen akan sangat terpengaruh oleh cuaca ekstrim” tuturnya.

“Kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap perkembangan pasokan bahan pangan yang kemudian dihasilkan oleh petani, hal inilah yang mendorong Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, melalui Dinas Pertanian melakukan pemetaan di 249 Desa dan terdeteksi 15 Desa dengan kerawanan pangan tertinggi”, terangnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten, Ibu Rifa’at Al Sa’adah Kepala-Kepala OPD, Kabag, Camat, dan Kepala-Kepala Desa se-Kecamatan Gane Barat Selatan. ***

Pos terkait