Kakankemenag Halsel Buka Kegiatan KKG di Desa Pasimbaos

Vankasiruta – Kantor Kemenag Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), melalui Seksi Pendidikan Dasar Islam (Pendis) menggelar kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) di desa Pasimbaos kecamatan Botanglomang, Kamis (10/11/22).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Halsel, La Sengka La Dadu didampingi sejumlah pejabat lingkup Kemenag Halsel dan Peserta KKG yang terdiri dari para guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Pasimbaos, Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Batutaga, MIS Awanggo dan MIS Indari.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Kakankemenag Halsel, La Sengka La Dadu menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan KKG harus tuntas semua perangkat pebelajarannya yakni Silabus dan RPP, karena itu menjadi ukuran peningkatan mutu Madrasah. Silabus dan RPP, lanjutnya, wajib dirumuskan oleh guru-guru Madrasah karena itu menjadi acuan dalam proses pembelajaran nanti.

“Saya mencontohkan, perangkat pembelajaran itu diibaratkan pedang, jadi kalau seorag petani pergi ke kebun tidak membawa pedang atau parang otomatis dia sampai ke kebun dia lihat pisang so (baca:Sudah) masak tapi dia tidak bisa ambil (Baca: Memotong) sebab tidak punya parang, sama dengan seorang guru yang harus belajar dan menyusun materi pembelajaran sebelum dia mengajar murid-muridnya disekolah besok,” tuturnya.

Menurut La Sengka, peningkatan mutu pendidikan Madrasah sudah harus ditingkatkan terus menerus setiap tahunnya, supaya itu bisa dirasakan seluruh masyarakat, khususnya dibidag pendidikan Islam.

Ia menekankan, anak-anak (Siswa) madrasah merupakan siswa dalam proses pendidikan tingkat dasar yang harus ditempa secara baik, supaya mereka (Baca: siswa) juga bisa memahami ajaran agama Islam secara baik dan benar pula.

“Karena Cirihas Kita (Madrasah) dari sekolah Umum Cuma satu, yaitu bagaimana peningkatan pemahaman keagamaan itu, karena agama adalah roh bagi semua manusia, karena kalau salah kita mendidik maka hasilnya juga pasti akan salah,” tegasnya.

Mata pelajaran Islam di Madrasah itu, sambung La Sengka, ada Empat yakni, Kur’an Hadits, Fiqih, Akidah Akhlak dan Sejarah kebudayaan Islam.

Ia bilang, Kegiatan KKG yag digelar di desa Pasimbaos direncanakan selama 3 hari, akan tetapi hal itu bisa berjalan hanya 2 hari tergantung berapa Mata pelajaran atau Materi yang bisa diselesaikan dalam sehari.

“Sedangkan Materi-materi disampaikan kepada Peserta KKG yakni, Kebijakan Pemerintah, Manajemen Madrasah, Manajemen Pengelolaan Madrasah berbasis Wirausaha, Teknik Proses Pembelajaran dan lain-lain,” tutupnya.

Pos terkait