Realisasi Dana Desa di Halmahera Selatan Capai 98 Persen

Vankasiruta – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan, melaporkan realisasi pencairan Dana Desa (DD) tahun ini sudah mencapai 98 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 205 miliar lebih.

Demikian dikemukakan Plh kepala DPMD Halsel, Dr. Iksan Rasid saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/11/2024).

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan, realisasi pencairan Dana Desa tahun 2024 tahap I (pertama) 40 persen dan tahap II (kedua) 60 persen sudah capai 98 persen dari 249 desa di Kabupaten Halmahera Selatan.

“Iya, realisasi DD sudah capai 98 persen. Realisasi ini berdasarkan jumlah 246 desa dari 249 se Halmahera Selatan sudah cairkan DD tahap pertama dan kedua. Sedangkan 3 desa lainnya masih dalam proses,” terangnya.

Meski begitu kata Iksan, tiga desa yang belum melakukan pencairan adalah desa Geti Lama, Desa Leleo dan Jikotamo. Ini karena ketiga desa tersebut belum melaporkan dokumen realisasi tahap pertama.

“Ketiga desa ini belum ajukan pencairan sampai sekarang disebabkan dokumen realisasi (LPJ) tahap terakhir tahun 2023 dan tahap 1 tahun 2024 belum dimasukkan sehingga belum dapat diproses,” ungkapnya.

Untuk itu, Iksan berharap agar pemerintah desa (Kades) harus tertib administrasi agar tahapan pencairan dipercepat tanpa ada hambatan dan kendala hingga akhir tahun.

“Kami juga meminta tahap penyaluran DD harus tepat sasaran sehingga berdampak langsung pada masyarakat, baik program fisik, pemberdayaan dan pembinaan berdasarkan hasil Musdes yang disepakati bersama masyarakat dan BPD,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala BPKAD Halsel, Muhammad Nur mengatakan, tahapan pencairan DD sudah capai 90 persen lebih.

“Presentasi realisasi dana desa ini berdasarkan daftar SP2D yang sudah dikeluarkan untuk pencairan dari dinas Keuangan atau BPKAD Halsel,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini tercatat Dana Desa yang digelontorkan pemerintah pusat untuk 249 desa di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, tahun 2024 sebesar Rp 205 miliar lebih atau Rp 205.228.000.000. ***

Pos terkait