Labuha – Angin Puting Beliung menghantam desa Tawa Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), , Rabu (08/09/21). Pukul 08.00. Wit. Akibat hantaman puting beliung tersebut, puluhan rumah warga dan sejumlah fasilitas umum alami kerusakan
Informasi yang dihimpun redaksi media ini, Kerusakan rumah warga akibat puting beliung yakni, 12 rumah rusak berat, 20 rumah rusak sedang dan 12 rumah rusak ringan. Selain itu, 1 bangunan Masjid, 1 TPQ dan sekolah MTS juga mengalami kerusakan akibat hantaman puting beliung itu.
Yang sangat disayangkan, 12 rumah yang mengalami rusak berat merupakan Rumah Tahan Gempa (RTG), bantuan Pemerintah untuk warga korban gempa di desa tersebut. Kabar baiknya, hantaman puting beliung itu hanya merusak rumah warga tetapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Mendapat informasi terkait bencana tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusat Pengendali data dan Operasi (Pusdal Ops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah langsung turun ke Desa Tawa.
“Tim dipimpin Kalak BPBD Abukarim Latara, membawa Kabid Darurat dan Logistik, Kasi Kedaruratan dan anggota Tim TRC Pusdal Ops,” Kata Sekretaris BPBD Halsel, Muhammad Ichwan Iskandar Alam saat didatangi awak media diruang kerjanya, di Kantor BPBD Halsel, Rabu (08/08/21). Pukul 15.10. Wit.
Lanjut Muhammad Ichwan, selain memastikan kondisi terdampak bencana, Tim TRC turun ke desa Tawa dengan membawa serta Bahan makanan dan obat-obatan untuk penanganan darurat.
“Itu untuk memastikan ketercukupaan dan ketersediaan kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana,” ungkap Lelaki yang akrab disapa Memet tersebut.
Menurut Memet, dari data yang nanti didapatkan dilapangan oleh Tim TCR Pusdal Ops, baru akan dilakukan penanganan lanjutan terhadap dampak dari hantaman angin puting beliung tersebut.
“Pemerintah akan melakukan intervensi terkait apa yang menjadi kebutuhan masyarakat terdampak bencana puting beliung di desa Tawa,” jelasnya. (red)














