Vankasiruta – Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha menerjunkan sejumlah tenaga kesehatan (nakes) beserta obat-obatan untuk membantu warga yang terdampak banjir di beberapa desa dalam Kota Labuha. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas kondisi darurat yang melanda daerah tersebut akibat hujan deras beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasjim, menjelaskan bahwa tim kesehatan telah ditempatkan di beberapa titik strategis, termasuk posko utama di Lapangan Merdeka. “Ada tim di posko utama di Lapangan Merdeka, tim TBC Cerak Cepat, serta tenaga kesehatan dari puskesmas dan Rumah Sakit di sana,” ujar Asia Hasjim saat ditemui media ini.
Selain itu, tenaga kesehatan juga disebar di berbagai posko pengungsian guna melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para warga yang mengungsi. Pembagian tugas dilakukan secara sistematis agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh warga terdampak secara optimal.

Sementara itu, Direktur RSUD Labuha, DR. Titin Andriyanti, membenarkan bahwa pihaknya telah menurunkan tim medis lengkap dengan obat-obatan yang dibutuhkan untuk melayani warga yang terkena dampak banjir.
“ Saya (DR. Titin) dan Tim nakes tersebut sudah diturunkan pagi tadi, Minggu 22 Juni 2025, untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan bagi warga terdampak banjir,” ungkap Dr. Titin.
Dia menambahkan, Tim yang diterjunkan siap melayani warga dengan sejumlah obat-obatan untuk mengantisipasi penyakit pasca banjirseperti diare, gatal-gatal, demam dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).
Langkah cepat dari Dinas Kesehatan dan RSUD Labuha ini diharapkan mampu mencegah timbulnya masalah kesehatan yang lebih serius akibat banjir, sekaligus memberikan bantuan medis yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Pemerintah daerah juga mengimbau warga agar tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas kesehatan serta pihak berwenang selama masa tanggap darurat ini.







