Vankasiruta – Ratusan Masyarakat dari beberapa desa yang tergabung dalam Front Rakyat Peduli Kedamaian (FRPK) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), menggelar unjuk rasa di depan kantor Inspektorat dan Polres, Rabu (18/01/23).
Ratusan massa aksi FRPK turun ke jalan dengan agenda aksi memberi dukungan atas keputusan Bupati Halsel, Usman Sidik, terkait penyelesaian Sengketa Pilkades tahap I tahun 2022.
Koordintor lapangan, Sumitro Komdan dalam orasinya menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap keputusan Bupati Halsel terkait sengketa pilkades.
“Selain itu kami juga melakukan deklarasi Damai dengan menolak isu provokatif dan adudomba oleh oknum elit politik yang merusak kerukunan dan kedamaian di Halsel,” teriak Sumitro.
Menurut Sumitro, masalah sengketa Pilkades yang telah memicu konflik disejumlah desa di Halsel harus segera dihentikan, jangan sampai dipolitisir oleh pihak-pihak tertentu sehingga mengancam persatuan dan kesatuan antara warga masyarakat desa setempat.
Aksi FRPK ini juga meminta Polres Halsel agar menindak tegas oknum-oknum perusak fasilitas umum dibeberapa desa saat melakukan aksi protes atas keputusan Bupati terkait penyelesaian sengketa Pilkades.
Selain itu juga, kata Sumitro, lewat aksi ini juga FRPK mendukung dan mengaprasiasi kinerja Bupati dan Pemerintah Daerah Halsel dalam membangun Infrastruktur Kabupaten Halsel.
Sumitro menegaskan, agar Polres harus mengusut tuntas dan menangkap, (jika ada) elit politik yang diduga menjadi aktor intekektual yang memprofokasi masyarakat untuk melakukan pembakaran fasilitas desa dan membakar baliho Bupati Halsel, Usman Sidik.
“Polres Halsel harus membentuk tim pengamanan di sejumlah desa yang bersangketa Pilkades, sehingga tidak ada konflik antara masyarakat desa setempat,” tegasnya.
Usai menyampaikan aspirasi serta deklarasi damai, ratusan massa aksi dari Front Rakyat Peduli Kedamayan (FRPK) Halsel bubar dengan tertib dengan pengawalan pihak keamanan dari Polres Halsel.















