Kelompok Tani Aha Kolano Masih Butuh Sentuhan Pemda Halsel untuk Tingkatkan Produktivitas Produksi Kopra

Vankasiruta – Kelompok Tani Aha Kolano, di desa Samo Kecamatan Gane Barat Utara, masih membutuhkan perhatian Pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) untuk dapat meningkatkan Produktivitas dan efisiensi produksi hasil tani berupa Kopra.
Ketua kelompok tani Aha Kolano, Qalbi Hi. Salim mengatakan bahwa, kelompok tersebut adalah para petani kopra yang merupakan masyarakat desa Samo dimana masing-masing dari anggota kelompok tani memiliki kebun kelapa yang biasa diproduksi menjadi bahan komoditi Kopra. Produksi Kopra itu menjadi penopang utama ekonomi keluarga para petani di desa Samo.

Qalbi mengaku, dengan adanya harga kopra dipasaran daratan Gane yang cukup dibilang tinggi saat ini, yakni mencapai 12.000 perkilogram, para petani ingin meningkatkan produktivitas dan efisiensi waktu produksi agar bisa dengan cepat menjual hasil komoditi kopranya demi menghidupi keluarga petani tersebut.

Bacaan Lainnya

“Dengan harga kopra yang dibilang cukup tinggi, saat ini ada para pembeli lokal yang ambil dengan harga 12.000 perkilogram, maka kami butuh lebih cepat bikin kopra untuk secepatnya dijual, tapi kendalanya kami masih sangat kekurangan alat-alat pendukung untuk produksi Kopra tadi, alat-alat pendukung produksi kopra yang dibutuhkan berupa mesin pengupas sabuk kelapa dan mesin pembelah buah Kelapa,” ungkap Qalbi saat diwawancarai wartawan, jumat (10/01/25), di desa Samo.

Qalbi, ayah dua anak itu berharap adanya perhatian Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba agar bisa melihat kebutuhan para petani kopra di daratan Gane Khususnya kelimpok tani Aha Kolani di desa Samo.

Menurut Ayah dua anak ini, sebenarnya Pemda Halsel telah memberikan bantuan sejumlah mesin atau alat-alat pertanian berupa mesin pengupas sabuk kelapa dan lain-lain, didaratan gane, di tahun 2023 lalu. Akan tetapi, lanjutnya, bantuan tersebut hanya untuk petani di desa Saketa Kecamatan Gane Barat.

“Bantuan di tahun 2023 itu hanya diberikan ke petani di desa Saketa,sementara kita petani di desa samo dan desa lainnya di daratan Gane belum tersentuh,”

Untuk itu, Dia juga berharap, di tahun 2025, Pemda Halsel bisa memberikan bantuan alat-alat produksi pertanian untum petani desa Samo dan sekitarnya.

Pos terkait