Pilkades Belang-Belang “Take Over”, Suaib Minta Pendukungnya Percayakan Sepenuhnya ke Panitia

Vankasiruta – Puluhan Pendukung Calon Kepala Desa (Cakades), Nomor Urut (2) Suaib mendatangi Kantor Bupati (Kantor Sementara), Minggu (20/11/22). Kedatangan massa pendukung itu bermaksud ingin mendengarkan langsung perhitungan ulang hasil Pilkades Belang-belang, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Pantauan media ini, Massa pendukung Cakades Nomor Urut (2) datang ke Kantor Bupati (kantor sementara) di desa Papaloang, menggunakan Damtruk, Mobil angkutan umum dan ada juga yang memgendarai sepeda motor.

Bacaan Lainnya

Hal ini dibenarkan oleh Cakades Nomor Urut (2) Suaib Yunus yang juga Incumbent di Pilkades Belang-belang kepada media ini. Sabtu malam.

Kata suaib, Panitia Pilkades di desa belang-belang memutuskan hasil Pemungutan dan perhitungan suara di Take Over ke panitia kabupaten untuk dilakukan perhitungan surat suara ulang. Olehnya itu, lanjut Suaib, massa pendukungnya yang mendatangi kantor Bupati (Kantor Sementara) di desa Papaloang, karena mendengar informasi akan adanya perhitungan suara ulang hasil Pemungutan suara Pilkades Belang-belang yang dimediasi Panitia Kabupaten, hari ini (Minggu).

“Dorang (Massa pendukung) bilang mau datang ingin menyaksikan langsung penghitungan suara ulang di tingkat panitia Kabupaten. Karena dorang dengar massa pendukung Nomor Urut (1) juga datang,” ucap suaib

Suaib mengaku, Massa pendukungnya yang mendatangi kantor Bupati hanya sebagian kecil dari pendukungnya dan mereka tidak melakukan hal-hal yang bersifat anarkis.

“Dari situ saya (Suaib) saya meminta kuasa Calon saya, Naimudin K. Khabib, untuk turun langsung ke TKP mangarahkan massa pendukung kembali ke Desa dan menjelaskan ke mereka bahwa hal ini sudah diserahkan ke Panitia Kabupaten jadi bersabar. Kita percayakan sepenuhnya ke mereka (Panitia), dan menyampaikan bahwa saya sangat berterima kasih kepada seluruh simpatisan atas dukungan serta perhatian dan pengorbanannya untuk saya sampai saat ini,” ungkap Suaib

Suaib yang saat ini masih menjabat Kades Belang-belang menjelaskan bahwa perhitungan surat suara ulang merupakan permintaan dari pihaknya, sebab menurut Saksinya di TPS, ada beberapa kejanggalan dalam perhitungan surat suara kemarin diantaranya selisih dalam Formulir Pendaftaran Pemilih. Diketahui Pemilih yang menggunakan surat suara 403, sementara di DPTB itu 29, sehingga total 432 surat suara yang tercoblos dari 481 Jumlah DPT.

“Sementara, perolehan suara di Plano hanya 428 suara tercoblos 429 berarti 3 surat suara tidak termasuk dalam kotak dan 1 surat suara juga belum diketahui, apakah itu suara Nomor Urut (1) atau No (2). Sementara itu,Tambah Suaib, selisih suara dari kedua kandidat yang bertarung hanya 2 suara,” ungkapnya

Sebelumnya, Ketua Panitia Pilkades Belang-belang, Risno N. Laumara saat diwawancarai wartawan, di Kantor Bupati (sementara) di desa Papaloang, Sabtu (19/11/22) malam, menuturkan, Proses perhitungan suara di TPS, yang menggunakan ruangan kelas SD 161 desa Belang-belang berjalan tidak kondusif sehingga panitia mengambil langkah Take Over ke Panitia kabupaten.

“Cuaca hari itu hujan dan gelap sehingga kita (Panitia) bisa saja tidak terlalu teliti dan juga karena suasana massa pendukung dari kedua Cakades yang terlalu ribut membuat suasana didalam ruang TPS kurang baku dengar saat perhitungan suara berlangsung,”ujar Risno

Risno bilang, dari kondisi yang dianggap tidak kondusif saat pencoblosan sampai selesai perhitungan suara, maka Saksi Cakades Nomor Urut (2) mengajukan komplen, dan meminta agar dilakukan perhitungan surat suara ulang.

“Saksi Nomor (2) minta hitung ulang sementara saksi Nomor (1) tidak mau, sehingga terjadi saling adu mulut yang bukan hanya saksi tapi sudah melibatkan kedua massa pendukung maka kami selau panitia tingkat desa berkoordinasi dengan Panitia Kabupaten yang berada di desa kami dan disepakati untuk Take Over ke Kabupaten, meskipun saksi Nomor (1) menolak hal itu tapi tetap kami lakukan karena mengingat situasi tidak kondusif takutnya terjadi konflik antara dua massa pendukung,” terangnya.

Pos terkait