Vankasiruta – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Dapil Obi, Muhammad Saleh Nijar, Titip Pesan ke Bupati Halmahera Selatan agar memperhatikan krisis air bersih di desa Soligi, kecamatan Obi Selatan.
Pasalnya hingga saat ini, masyarakat desa Soligi belum bisa menikmati sarana air bersih seperti yang telah dinikmati desa-desa lainnya. Padahal dibelakang pemukiman desa tersebut ada perusahaan tambang PT. Harita Nickel.
Hal ini disampaikan MS. Nijar kepada Bupati Bassam Kasuba melalui interupsi dalam rapat paripurna DPRD, selasa (20/05/25) malam.
Kata Nijar, Soligi merupakan desa yang yang harus diperhatikan oleh pemerintah, terutama kaitannya dengan sarana dan pra sarana air bersih. Dimana, lanjut Nijar, air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi.
“kalau kita berbicara soal pembangunan lebih jauh, maka kita harus catat satu hal, tidak boleh ada yang tertinggal dalam kemajuan pembangunan itu,” tegas Sekretaris Fraksi DPRD Halmahera Selatan.
Sementara itu, Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, saat dikonfirmasi wartawan, beralasan bahwa terkait pembangunan sarana air bersih di desa Soligi merupakan tanggung jawab bagian CSR perusahaan tambang yang beroperasi tidak jauh dari desa tersebut.
Jika hal itu belum direalisasi maka, kata Bupati Bassam, pemerintah akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk bisa melihat dimana kendalanya.
“Air bersih di desa Soligi ini kan bentuk CSR dari Harita yang sebetulnya sudah ada dari tahun 2023, Cuma saya sampai hari ini belum mengkafer informasi kendalanya dimana sehingga kemudian itu tidak berjalan. Nanti posisinya akan kita tindaklanjuti untuk berkomunikasi dengan pihak perusahaan,” terangnya.















