449 Warga Ikut Mudik Gratis, Bupati Ikram: ASN Tak Manfaatkan Beasiswa, 2027 Kami Hentikan

Bupati dan Wabup Halteng saat acara pelepasan warga yang ikut mudik gratis di ruang tunggu pelabuhan weda, minggu (15/03/26). (Foto: Cenko).

Vankasiruta – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah kembali menunjukkan komitmennya membantu masyarakat perantau dengan menggelar program Mudik Gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 449 warga dan mahasiswa dipastikan mengikuti program tersebut.

Pelepasan peserta mudik gratis dilakukan langsung oleh Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil di Pelabuhan Weda.

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Halmahera Tengah Bahri Sudirman, Kapolres Halmahera Tengah, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Bupati Ikram Malan Sangadji mengatakan bahwa program Mudik Gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat Halmahera Tengah, khususnya mahasiswa dan warga yang berada di perantauan agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

“Program ini kami hadirkan agar masyarakat Halmahera Tengah, terutama mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah, dapat kembali ke kampung halaman tanpa terbebani biaya perjalanan,” ujar Ikram.

Di hadapan para mahasiswa peserta mudik gratis, Ikram juga mengingatkan agar mereka memanfaatkan berbagai program pendidikan yang telah disiapkan pemerintah daerah, khususnya program beasiswa gratis.

Menurutnya, beasiswa tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin melanjutkan pendidikan.

Ia bahkan mengaku pernah bertemu dengan seorang warga yang menceritakan bahwa program beasiswa daerah telah dirasakan oleh berbagai kalangan.

“Ada seorang anggota polisi yang saat ini sedang menempuh pendidikan S2 melalui program beasiswa dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

Meski demikian, Ikram menyoroti rendahnya minat pendaftaran beasiswa dari kalangan ASN dalam dua tahun terakhir.

“Dari tahun 2025 sampai 2026, pendaftaran beasiswa dari ASN masih sangat rendah. Jika pada 2026 masih tidak dimanfaatkan dengan baik, maka pada 2027 tidak akan ada lagi pendaftaran beasiswa bagi ASN,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berencana melakukan simulasi pengalihan anggaran beasiswa tersebut agar lebih difokuskan kepada mahasiswa reguler dari masyarakat Halmahera Tengah yang benar-benar membutuhkan dukungan pendidikan.

Selain itu, Ikram juga berpesan kepada seluruh peserta mudik agar selalu menjaga keselamatan selama perjalanan dan berharap seluruh pemudik dapat tiba di tujuan dengan selamat serta berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Tengah Edy Muhammad dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta yang mendaftar dalam program Mudik Gratis tahun ini mencapai 449 orang.

Para pemudik akan diberangkatkan sesuai jadwal menggunakan armada transportasi yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah.

Menurut Edy, pelepasan mudik gratis ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dimulainya perjalanan para pemudik dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan.

“Pemerintah daerah memastikan seluruh armada yang digunakan telah siap melayani masyarakat dengan standar pelayanan yang baik, sehingga perjalanan mudik dapat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Program Mudik Gratis ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk membantu meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus meminimalkan risiko kemacetan dan kecelakaan selama musim mudik Lebaran.

Melalui program yang diinisiasi di bawah kepemimpinan Bupati Ikram Malan Sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil ini, diharapkan masyarakat Halmahera Tengah yang berada di perantauan dapat pulang kampung dengan lebih mudah, aman, dan nyaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Pos terkait