Vankasiruta – Dugaan Kasus Kejahatan Perbankan di Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Saruma Sejahtera, disebut menjadi sebab lengsernya Dua Pejabat teras di Pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).
Dua Pejabat lingkup Pemda Halsel, yang disebut ikut terlibat dalam Skandal Perbankan itu, yakni, Saiful Turuy yang dicopot dari Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Aswin Adam dari Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Setelah dicopot, Saiful Turuy tidak lagi mendapat Jabatan, sementara Aswin Adam langsung menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).
“Iya, benar pak Bupati sudah tunjuk pak Safiun Radjulan jabat (Pelaksana Tugas) Sekda pasca mencopot pak Saiful dari jabatanya. Bahkan pak Bupati juga ganti kepala BPKAD Aswin Adam dari jabatannya. Pak Aswin ditunjuk jabat Plt kepala DPM-PTSP sedangkan kepala DPM-PTSP Farid Husen ditunjuk jabat kepala BPKAD,” tutur Abdul Kadir, yang dikutip dari salah satu media Online ditayangkan Jum’at (09/06/23).
“Karena sesuai perintah pak Bupati, pak Sekda di nonjobkan, beruntung pak Aswin Adam meski diberhentikan tapi diberikan jabatan mengantikan Farid Husen sebagai Plt kepala PMPTSP. Pergantian dan pergeseran ini merupakan perintah suda pak Bupati,” terang Abdul Kadir.
Untuk diketahui, pencopotan Dua Pejabat yakni Saiful Turuy dari Sekda Halsel dan Aswin Adam, dari Jabatan lamanya Kepala BPKAD Halsel karena kedua nama itu tersebut dalam Dugaan kasus Kejahatan Perbankan yang sempat dibeberkan Bupati Halsel, Usman Sidik beberapa hari lalu.











