Labuha – Musyawarah II Pemilihan Ketua Ikatan Keluarga Besar (IKB) Makian Kayoa (Makayoa) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) bakal digelar beberapa minggu lagi.
Namun sejumlah Nama-nama figur mulai digadang-gadangkan ke permukaan serta ditimang-timang akan maju pada Pemilihan Ketua IKB Makayoa Halsel.
Salah satunya Faris Hi. Madan yang digadang-gadang sebaai salah satu kandidat terkuat telah menyatakan sikap telah siap maju bertarung pada ajang pemilihan Ketua IKA Makayoa Halsel Tahun ini, 2021.
“Saya siap Maju pada Pemilihan Ketua IKB Makayoa Halsel,” cetusnya saat diwawancarai wartawan di Fatimah Caffe, desa Tomori Kecamatan Bacan, senin (13/09/21).
Lelaki yang akrab disapa Hamlek ini mengaku, keinginannya maju pada Pemilihan ketua IKA Makayoa Halsel bukanlah untuk menuntaskan syahwat kekuasaannya. Namun, karena keinginan membawa IKA Makayoa Halsel pada Era Baru setelah beberapa tahun belakangan ini sempat fakum.
“Era Baru Makayoa Halsel adalah kebersamaan keluarga besar Makayoa di Halsel untuk menjawab tantangan kedepan dengan tetap berpegang dan juga menghidupkan kegiatan-kegiatan sosial dan Budaya,” ungkap Hamlek.
Menurut Hamlek, Makayoa sebagai salah etnis besar dan banyak tersebar disetiap desa di Halsel, dengan SDM yang sangat baik dalam hampir setiap profesi, perlu kiranya mengkonsolidasi diri dalam sebuah wadah Keluarga besar untuk memayungi kepentingan bersama.
“yang namanya keluarga itu berkumpul itu bicara soal kepentingan keluarga tapi Kepentingan itu lebih fokus pada kepentingan sosial dan peningkatan budaya Makian Kayoa,” Imbuhnya.
Selain itu, tambahnya, IKB Makayoa bakal dijadikan sebagai rumah besar untuk keluarga Makayoa di Halsel yang tidak melihat dari kacamata Sub-etnis untuk memperkokoh kebersamaan itu.
Dia menjelaskan, Makayoa Kedepan harus memiliki karakter yang kuat sehingga mampu menjadi perekat dari setiap sub etnis di Makayoa.
“Kita harus mencontohi Bupati Halsel Saat ini, Usman Sidik (Obama), yang mampu menduduki Kursi Nomor satu Di Halsel tanpa didukung resmi oleh organ-organ paguyuban manapun. Dia berangkat dari pribadi yang peduli untuk membangun
Daerah sehingga mampu menyatukan semua kepentingan sub etnis di makayoa, bahkan etnis-etnis yang lain diluar makayoa yang ada di Halsel,” paparnya.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ini berharap, Musyawarah II IKB Makayoa Halsel bisa sukses tanpa menimbulkan perpecahan baru, akibat perbedaan pendapat dan pilihan.
“Siapa pun yang terpilih nanti sebagai ketua IKA Makayoa Halsel, tidak ada lagi gerbong-gerbong keluarga ini yang berpisah mendirikan organisasi baru yang nantinya kembali memecah-belah kosentrasi konsolidasi keluarga Makayoa di Halsel,” tutupnya. (red)







