Bentrok Antar Warga di Patani Barat Mulai Redam, Bupati Ikram Turun Tangan: Kalau Perlu, Salahkan Saya

Bupati Ikram Sangadji saat berkunjung ke Patani Barat Kabupaten Halmahera Tengah. (Foto: Cenko).

Vankasiruta – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, bergerak cepat meredam dampak bentrokan antarwarga di Kecamatan Patani Barat. Didampingi jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda, ia turun langsung meninjau kondisi lapangan, Jumat (3/3/2026), memastikan situasi berangsur kondusif.

Kunjungan diawali di Desa Sibenpopo. Di sana, Ikram melihat langsung rumah warga dan harta benda yang terdampak konflik. Ia juga berdialog dengan masyarakat, menyampaikan pesan tegas namun menenangkan: warga diminta menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Bacaan Lainnya

“Kami meminta seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan berhati-hati agar tidak ada lagi korban,” ujar Ikram.

Nada empati turut disampaikan. Ia mengaku berduka atas peristiwa yang tidak diharapkan tersebut. Menurutnya, konflik ini adalah ujian yang harus dihadapi dengan kesabaran dan kebesaran hati.

“Atas nama pemerintah daerah, kami turut berduka. Mari kita jaga persaudaraan,” katanya.

Ikram menegaskan, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri akan terus hadir memastikan keamanan tetap terjaga serta membantu warga terdampak. Usai menemui warga, ia juga memberikan arahan langsung kepada aparat keamanan di lapangan, termasuk unsur dari Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras aparat. Tetap jaga keselamatan dalam bertugas, karena keluarga menanti di rumah,” pesannya.

Perjalanan berlanjut ke Desa Banemo. Di hadapan masyarakat, Ikram menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang terjadi. Dalam pernyataan yang menyentuh, ia bahkan meminta warga tidak saling menyalahkan.

“Jangan saling menyalahkan. Jika perlu, salahkan saya. Yang penting kita selesaikan masalah ini dengan kepala dingin, saling menghargai dan memaafkan,” tegasnya.

Langkah cepat tersebut mendapat respons positif dari keluarga korban. Mereka mengapresiasi kehadiran pemerintah dan aparat yang dinilai mampu meredam situasi.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati dan aparat keamanan. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini,” ujar perwakilan keluarga korban.

Pantauan di lapangan menunjukkan situasi mulai kondusif. Aparat keamanan terus melakukan patroli rutin dan langkah preventif guna menjaga stabilitas wilayah Patani Barat.

Tak hanya itu, Ikram bersama Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, serta Wakapolda Maluku Utara juga menyambangi warga Sibenpopo yang mengungsi di Desa Fritu dan Yeke. Mereka memberikan dukungan moril sekaligus memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

Di akhir kunjungannya, Ikram kembali mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian.

“Percayakan penanganan ini kepada pemerintah bersama TNI dan Polri. Mari kita jaga ketenangan dan kedamaian bersama,” tutupnya.

Pos terkait